Kita sudah pasti mengetahui bahwa KOPERASI JASA PEREMPUAN TANGGUH bukan sekedar koperasi simpan pinjam, tapi juga memberikan pendidikan dan pelatihan bagi anggota-anggotanya karena CU KESADANTA memiliki kerangka penguatan perempuan, dimana dengan menjadi bagian dari CU, anggota diharapkan memiliki kesejahteraan, memiliki akses untuk mendapatkan informasi baru, memiliki kesadaran kritis dan dapat berpartisipasi sehingga anggota punya kontrol atau pengawasan terhadap kegiatan yang di ikuti baik dalam kelompok unit maupun masyarakat. Begitu juga dengan kak Sondang Karo-karo yang banyak menerima pelajaran baru lewat CU KESADANTA.
“Perubahan dan kesuksesan yang saya gapai selama menjadi anggota CU adalah, saya memiliki tabungan. Mungkin hal ini tidak terlalu mengherankan bagi kita semua karena setiap anggota pasti memiliki saham di CU. Tapi coba kita bayangkan ketika kita tidak bersedia bergabung dan tidak punya tabungan, mungkin duit kita akan habis begitu saja tanpa kita sadari. Selain itu, memiliki tabungan akan membuat kita berani untuk meminjam juga, untuk modal usaha, penambahan aset, biaya pendidikan dan lain sebagainya. Setelah saya menjadi anggota CU, saya juga punya aset atas nama saya sendiri, anak-anak saya juga ikut menabung dan menjadi anggota istimewa. Hal ini mampu membuat anak-anak lebih bijak menggunakan uangnya.
Unit saya bernama unit Labanta 2 wilayah Sidikalang yang berlokasi di Sidiangkat. Saya terpilih menjadi pengurus unit. Saat saya menjadi pengurus, saya menerima banyak pelajaran baru, mulai dari tata cara pembukuan, mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan di PUSDIPRA PESADA, dan mengajar saya untuk menjadi seseorang yang lebih aktif lagi. Saya juga sudah semakin percaya diri, karena diasah lewat tanggung jawab yang sudah dipercayakan kepada saya. Selain itu, tentu saja wawasan saya semakin luas setelah menjadi anggota CU, karena diberikan pendidikan mengenai HKSR (Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi) pendidikan politik, yang menyatakan bahwa perempuan harus terlibat dalam politik dan harus mendapat dukungan dari sesama perempuan. Hal yang paling saya syukuri sejak menjadi anggota CU adalah, kepercayaan diri saya bertumbuh, saya menjadi seseorang yang aktif dan menjadi orang yang bertanggung jawab.” Kita sudah membaca kisah dari teman-teman kita, ada banyak hal yang dapat kita petik dari cerita mereka, dimana ketika mereka bergabung menjadi anggota CU KESADANTA, semangat mereka semakin bertambah, mempunyai pengetahuan yang baru, tanggung jawab, aktif dalam kelompok maupun masyarakat, menyekolahkan anak-anak mereka ke jenjang yang lebih tinggi, dan mampu melewati kekerasan dari suami mereka tanpa perceraian. Pesan-pesan yang disampaikan dari teman-teman kita, kiranya berguna bagi kehidupan kita, dan dapat memotivasi kita untuk menjadi perempuan yang tangguh, bijak, aktif, dan dapat dipercaya.